Ibnu Mubarak Allaitsi

Berilmu Shahih Untuk Beramal Shalih


🇸🇦🇸🇦 *PROMO PAKET UMROH 12HARI BERSAMA NABAWIYAH TRAVEL* 🇸🇦🇸🇦

✈ Etihad/ Saudi

Keberangkatan inshaaAllah :

ℹ_12 Maret 2018_ℹ

Hotel :

🏢 Makkah 🏤 Dar Ell Muhajirin/ setaraf *4

🏢 Madinah 🏤 Ramada Qiblat/ setaraf *4

💵*IDR 25Juta*💵

Pembimbing insaaAllah :

👳 Ust.Fuad Hamzah Baraba

📌Harga sudah termasuk :

✔Tiket PP
✔Visa (non progresif)
✔Hotel
✔Bus
✔Makan 3x sehari
✔Tour City Madinah, Mekkah dan Jeddah
✔Zam Zam
✔Paket Data Hp selama di Saudi

📌Harga belum termasuk :

🚫Pasport
🚫Suntik meninghitis
🚫Handling dan perlengkapan
🚫Loundry

⛔_*WANITA WAJIB DENGAN MAHROM*_⛔


0878 8961 7305
0812 9860 2354

View on Path

Iklan

15 Februari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


PETUAH CISARUA

Temaram senja di Cisarua
Hujan gerimis gelap merambat
Jadilah tuan penyeru agama
Agar berjaya dunia akhirat

Rama-rama di Kebun Raya
Terbang menjauh ke padang datar
Ikhlaskan niat jauhkan riya
Agar selamat di padang mahsyar

Bila mendaki gunung Merapi
Ikut pemandu agar selamat
Jadilah da’i bagai mentari
Menepi gelap syubuhat- syahawat

Bila biduk mulai berlayar
Luruslah pandang atur kemudi
Jalan dakwah resiko besar
Bukan bertabur kembang melati

Sekali nelayan mengayuh sampan
Dua tiga pulau tertakluk
Teruslah berharap ridho Ar rahman
Meski tuan ditinggal makhluk

Gunung tandikat elok memikat
Tak kalah indah gunung Singgalang
Biarlah tuan dianggap sesat
Asalkan dalil kokoh dipegang

Rembulan malam elok terlihat
Bintang gemintang malu sembunyi
Marilah bersatu wahai duat
Di atas Quran dan Sunnah Nabi

Wahai kafilah terus melintas
Meski anjing galak menyalak
Bila jejak Nabi kau retas
Abaikan celaan si orang banyak

Menatap pesona bulan berpendar
Desiran bayu menggores ingatan
Fanatis kelompok tuan dihindar
Agar selamat dakwah berjalan

Bila ke bukit tuan mendaki
Bila Ke tepian tuan me-rakit
Biarlah da’i tak tenar di bumi
Asal dirindu penduduk langit

Ranum rambutan berwarna merah
Dipetik oleh si anak gembala
Inilah pantun yang hamba gubah
Semoga bermanfaat bagi semua

————
Burung besi,antara Batam-Jakarta
27 Jumada Ula 1439/13 Feb 2018

Abu Fairuz

View on Path

15 Februari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


Ar- Raudhoh || الروضة:
*Allah Tergantung Dengan Prasangka Hamba-Nya*

@fuadhbaraba

📖 Hadits ketiga belas dari buku 100 hadits tentang *Aqidah*

Berprasangka baik kepada Allah Ta’ala merupakan ibadah hati yang mulia. Belum banyak orang memahami dengan sebenarnya.

Sesungguhnya berprasangka baik kepada Allah Ta’ala dengan meyakini apa yang pantas bagi Allah Ta’ala, baik nama sifat dan perbuatan-Nya. 

Begitu juga meyakini apa yang terkandung dari pengaruhnya yang besar. Seperti keyakinan bahwa Allah Ta’ala menyayangi para hamba-Nya yang berhak disayangi, memaafkan mereka ketika bertaubat dan kembali, serta menerima dari mereka ketaataan dan ibadahnya.

Seharusnya seorang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah Ta’ala, karena Allah Ta’ala tergantung dengan prasangka hamba-Nya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan pada sebuah hadits,

عَنْ أََبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي، فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي، وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٌ مِنْهُمْ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا، وَإِذَا أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً. الْبُخَارِيُّ

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata,  Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Allah Ta’ala berfirman:

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي، فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي، وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٌ مِنْهُمْ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باَعًا، وَإِذَا أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً

*_”Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya jika dia berzikir (mengingat-Ku), jika dia mengingat-Ku dalam jiwanya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, dan jika dia mengingat-Ku pada saat keramaian maka Akupun mengingatnya lebih baik dari mereka, dan jika dia mendekatkan dirinya kepada-Ku sejengkal maka Aku akan mendekatinya sehasta, dan jika dia mendekati-Ku sehasta maka Aku akan mendekatinya sejarak rentang dua tangan, dan jika dia mendekati-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendekatinya dengan berlari kecil”._* (HR. Al-Bukhari).‎

Semoga kita dijadikan hamba-hamba yang selalu taat kepada-Nya, dan senantiasa berhusnudzon kepada Allah Ta’ala

Aamiin…

Join Telegram Channel Ar-Raudhoh: https://t.me/fuadhbaraba79

View on Path

10 Februari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


FATWA
DEWAN FATWA PERHIMPUNAN AL-IRSYAD
NO : 003/DFPA/V/1439
TENTANG BOLEHNYA MENJAMAK SHALAT JUM’AT DENGAN
SHALAT ASHAR

http://mediaalirsyad.com/wp-content/uploads/2018/02/Fatwa-MENJAMAK-JUMAT-DENGAN-ASAR-CLEAR.pdf

DEWAN FATWA
PERHIMPUNAN AL-IRSYAD

Ketua
Dr. Firanda Andirja, Lc, MA

Sekretaris
Nizar Sa’ad Jabal, Lc, M.PdI

Anggota – Anggota :

1. Dr. Syafiq Riza Basalamah, Lc, MA ` :

2. Dr. Sofyan bin Fuad Baswedan, Lc, MA :

3. Dr. Muhammad Arifin Badri, Lc, MA :

4. Dr. Kholid Basalamah, Lc, MA :

5. Dr. Muhammad Nur Ihsan, Lc, MA :

6. Dr. Roy Grafika Penataran, Lc, MA :

7. Dr. Erwandi Tarmizi, Lc, MA :

8. Dr. Musyaffa’ Addariny, Lc, MA :

9. Nafi’ Zainuddin BSAW, Lc, M.HI :

“Bagi kaum muslimin yang ingin bertanya permasalahan agama bisa menghubungi no berikut ini: 081381355664”

View on Path

8 Februari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


_Senin, 19 Jummadil Awwal 1439 H | 5 Februari 2018 M._

*SUSAH DIAM, RETORIKANYA BAGUS, TAPI JAHIL…*

*✍🏽 _Oleh : Al-Ustadz DR.Musyaffa Ad-Dariny, LC.MA (Hafidzahullah)_*

Inilah cobaan yang sangat berat bagi banyak orang di zaman ini, zaman medsos, zaman dimana setiap orang bisa memiliki panggung bicara sendiri-sendiri… anak SD pun bisa punya panggung bicara sendiri untuk bicara apapun yang dia sukai, dan hampir semuanya punya pendengar yang mendukungnya.

Bagi orang yang susah diam, retorikanya bagus, tapi jahil… sungguh zaman ini adalah zaman yang sangat berat… karena banyak hal yang akan dia komentari, banyak orang yang akan mendukungnya, padahal dia jahil, sehingga akan banyak terjerumus dalam kesalahan… dan biasanya orang yang demikian akan sulit memperbaiki kesalahannya, karena mengakui kesalahan itu tidak hanya butuh ilmu, tapi juga butuh jiwa yang besar dan kesatria.

Sungguh sangat tepat perkataan yang disebutkan oleh At-Thufi -rahimahullah-:

إن أشد الناس شقاء من بلي بلسان منطلق، وقلب منطبق، فهو لا يحسن أن يتكلم، ولا يستطيع أن يسكت.

*“Sungguh orang yang paling celaka adalah orang yang diuji dengan lisan yang liar (susah diam) dan hati yang tertutup (oleh kejahilan), sehingga dia tidak bisa berbicara dengan baik (ngawur), dan juga tidak bisa diam“. _[Syarah Mukhtashar Raudhah 3/41]_.*

Semoga kita semua Allah jauhkan dari ujian ini, amin.

Jika kita sudah tahu ada orang yang diuji oleh Allah dengan ujian ini, maka jangan sampai kita memperparah keadaan dia, sehingga dia semakin terjerumus ke dalam jurang yang lebih dalam.

Misalnya, jika ada orang yang sangat getol memusuhi dan menjatuhkan ustadz-ustadz salafi dengan sebutan talafi, maka jangan sampai kita menyebarkan tulisannya, atau menjadikannya semakin terkenal… Diamkan saja hal itu agar dia tenggelam dengan sendirinya. Tidak perlu digubris, dan anggaplah apa yang dikatakannya sebagai angin lalu.

*Sebaliknya, sibukkan diri untuk terus menuntut ilmu dan menguatkan akidah dan manhaj yang benar, semakin kuat ilmu kita, maka semakin kuat pertahanan kita terhadap pengaruh buruk dari luar.*

Tidak perlu risau dengan ocehannya dan orang-orang yang semisalnya, karena orang sepertinya tidak hanya ada di zaman ini saja, dari dulu juga ada orang-orang seperti itu, dan akhirnya mereka tenggelam oleh zaman, tapi Islam tetap Allah jaga dengan baik dan utuh. Ingatlah selalu firman Allah ta’ala:

فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ

*“Adapun buih, dia akan hilang (dengan sendirinya) sebagai sesuatu yang tidak ada gunanya. Adapun yang bermanfaat bagi manusia, dia akan tetap ada di bumi“. _[Ar-Ra’d: 17]_.*

Ingatlah, bahwa siapa yang bertakwa dalam ucapannya dan perbuatannya, maka dialah yang akan Allah menangkan, dan diantara bentuk ketakwaan kita adalah meninggalkan orang-orang yang demikian untuk melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat bagi kita.

Sungguh sangat pas bagi kita perkataan Nabi Musa ‘alaihissalam kepada kaumnya yang diabadikan Allah dalam Alqur’an:

اسْتَعِينُوا بِاللَّهِ وَاصْبِرُوا إِنَّ الْأَرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

*“Mohonlah kalian pertolongan kepada Allah dan bersabarlah. Sungguh bumi ini milik Allah dan Dia akan mewariskannya kepada siapa saja dari hamba-Nya yang Dia kehendaki. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa“. _[Al-A’raf: 128]_.*

Ya, hasil akhir yang baik akan selalu Allah berikan kepada orang yang bertakwa… siapa yang lebih bertakwa, dialah yang akan Allah menangkan… *Jadi berlomba-lombalah untuk menjadi yang paling bertakwa, baik dalam ucapan maupun perbuatan, baik lahir maupun batin… Pasti Allah memenangkan kita dan memuliakan kita.*

_Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan_. آمِينَ.
_🍃🕋🍃_

•══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎══════•
📮CHANNEL MEDIA DA’WAH AL-FURQON
di Telegram : h/bit.ly/2cvD9Yx
💠️ FB : http://bit.ly/2cruaJa
🌼 Twitter :

View on Path

7 Februari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


Ar- Raudhoh || الروضة:
*Jika Tidak Islam*

@fuadhbaraba

📖 Hadits kedua belas dari buku 100 hadits tentang *Aqidah*

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Rasul penutup yang diutus Allah Ta’ala. Dan syariat yang beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bawa menghapus syariat sebelumnya.

Allah Taala tidak akan menerima agama selain agama Islam. Dan Allah Ta’ala merintahkan Nabi-Nya untuk mengajak orang-orang yahudi dan nasrani masuk Islam.

Apabila mereka tidak mau masuk Islam yang dibawa oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka mereka pasti akan menjadi penghuni neraka jahannam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan pada sebuah hadits,

عَنْ أََبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَال:َ وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هـٰذِهِ اْلأُمَّةِ يَهُوْدِيٌّ وَلَا نَصْرَانِيٌّ، ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ، إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ. مُسْلِمٌ

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هـٰذِهِ اْلأُمَّةِ يَهُوْدِيٌّ وَلَا نَصْرَانِيٌّ، ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ، إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

*_”Demi Rabb yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seorang dari umat yahudi dan nasrani yang mendengar diutusnya aku (Muhammad), kemudian dia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang aku diutus dengannya (Islam), niscaya dia termasuk penghuni neraka”._* (HR. Muslim).‎

Hadits ini menjelaskan kepada kita, bahwa siapapun dari umat yahudi dan nasrani yang mendengar diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian dia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang beliau diutus dengannya (Islam), niscaya dia termasuk penghuni neraka.

Semoga Allah meneguhkan kita di atas agama islam sampai akhir hayat kita.

Aamiin…

Join Telegram Channel Ar-Raudhoh: https://t.me/fuadhbaraba79

View on Path

3 Februari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


UMROH SUPER PROMO
✈Maskapai Saudi Arabia Airlines (SV) Langsung Jeddah Tanpa Transit
🛄Paket Umroh 09 Hari
🏢Nabata Tours Group Dream Tours and Travel
📃 Ijin Depag RI No. 300/2017

🔊Keberangkatan
15 April 18

Pembimbing: Ustadz Fuad Hamzah Baraba, Lc
💲HARGA

QUAD (1 Kamar 4 Orang)
✔Rp. 19,500,000,- / orang + 1.250.000 perlengkapan

TRIPLE (1 Kamar 3 Orang)
✔Rp. 20.250,000,- / orang + 1.250.000 perlengkapan

DOUBLE (1 Kamar 2 Orang)
✔Rp. 21.000,000,- / Orang + 1.250.000 perlengkapan

🏨Hotel Bintang 4
Hotel Madinah : Rawda al aqiq/ Setaraf
Hotel Mekkah : Dar Al Eiman Grand / Setaraf

IDR 1.250.000 ini dimaksudkan untuk membayar perlengkapan (koper,tas kecil,kain ihram,mukena,batik,koko,buku doa,) , manasik di restaurant,asuransi perjalanan.

Informasi lebih lanjut
🏢Office : Palm Residence Blok 1,Jalan Kemang Raya, Jaticempaka, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi
☎ 081296114115 / 087888821333

View on Path

29 Januari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


*Orang Yang Masuk Surga Tanpa Hisab Dan Adzab*

@fuadhbaraba

📖 Hadits kesebelas dari buku 100 hadits tentang *Aqidah*

Semua orang mukmin akan masuk surga. Apakah masuk surga langsung atau tidak langsung, dan prosesnyapun berbeda-beda.

Ada yang dihisab dulu, lalu diadzab di neraka sesuai kadar dosanya, kemudian dimasukan ke dalam surga.

Ada yang dihisab lebih dulu, akan tetapi Allah mengampuni semua dosanya, sehingga dia dimasukan ke dalam surga tanpa adzab.

Dan ada pula yang akan masuk surga tanpa hisab ataupun adzab.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan pada sebuah hadits,

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَال:َ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتي سَبْعُوْنَ ألفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ. قَالُوْا: مَنْ هُمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: هم الذين لا يَسترْقون،َ ولا يتطيَّرون،َ ولا يكتَوون،َ وعلى ربِّهم يتوكَّلونَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Imron bin Hushoin radhiallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتي سَبْعُوْنَ ألفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ. قَالُوْا: مَنْ هُمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: هم الذين لا يَسترْقون،َ ولا يتطيَّرون،َ ولا يكتَوون،َ وعلى ربِّهم يتوكَّلونَ

*_”Akan masuk surga 70.000 orang dari umatku tanpa hisab dan tanpa adzab. Para sahabat bertanya, siapakah mereka wahai Rasulullah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: mereka adalah orang yang tidak meminta diruqyah, tidak ber-thathayyur, tidak berobat dengan kay, dan mereka hanya bertawakkal kepada Rabb mereka”._* (Muttafaq ‘alaih).‎

Hadits ini menjelaskan kepada kita, bahwa ada 70.000 orang dari umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang akan masuk surga tanpa hisab maupun adzab. Mereka yang sifatnya disebutkan pada hadits tersebut.

Semoga Allah Ta’ala memasukan kita ke dalam golongan mereka yang akan masuk surga tanpa hisab maupun adzab

Aamiin…

Join Telegram Channel Ar-Raudhoh: https://t.me/fuadhbaraba79

View on Path

27 Januari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


*Celaka Para Penyembah Harta*

@fuadhbaraba

📖 Hadits kesepuluh dari buku 100 hadits tentang *Aqidah*

Saudaraku, hendaklah kita tidak membiarkan diri kita diperbudak harta dalam kehidupan di dunia ini. Atau selalu berangan-angan dan bermimpi untuk mendapatkannya secara berlebih-lebihan.

Jangan sampai kita mengambilnya dengan ambisi dan rakus. Dan sebaiknya kita mengambil harta dengan kemurahan jiwa, agar kita diberkahi pada harta kita.

Jangan pula kita mencintai dan membenci karena patokan harta, membela dan memusuhi hanya karenanya.

Atau menjadikan tolak ukur segala sesuatu dengan patokan harta. Karena yang seperti itu hanya akan membawa kepada kehancurannya.

Mari kita perhatikan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada riwayat berikut ini,

عَنْ أََبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: تَعِسَ عَبْدُ الدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ وَالْقَطِيفَةِ وَالْخَمِيصَةِ، إِنْ أُعْطِىَ رَضِيَ، وَإِنْ لَمْ يُعْطَ لَمْ يَرْضَ. الْبُخَارِيُّ

Dari Anas radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَعِسَ عَبْدُ الدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ وَالْقَطِيفَةِ وَالْخَمِيصَةِ، إِنْ أُعْطِىَ رَضِيَ، وَإِنْ لَمْ يُعْطَ لَمْ يَرْضَ

*_”Celakalah hamba (orang yang diperbudak) dinar, dirham, beludru dan kain bergambar. Jika  diberi dia ridha, jika tidak diberi dia tidak ridha”._* (HR. Muslim).‎

Hadits ini menjelaskan kepada kita, bahwa orang yang diperbudak dinar, dirham, beludru dan kain bergambar itu celaka. Jika menjadikan patokan keridhoannya hanya dengan mendapatkan atau tidaknya.

Allahu a’lam. Semoga Allah menjauhkan sifat itu dari diri kita semua…

Aamiin…

Join Telegram Channel Ar-Raudhoh: https://t.me/fuadhbaraba79

View on Path

23 Januari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar


Ar- Raudhoh || الروضة:
*Setiap Bayi Yang Lahir Dalam Keadaan Fitrah*

@fuadhbaraba

📖 Hadits kesembilan dari buku 100 hadits tentang *Aqidah*

Ketahuilah, bahwa setiap bayi yang dilahirkan itu dalam keadaan fitrah. Fitrah sesuai dengan apa yang Allah ciptakan di atasnya. Allah Ta’ala berfirman:

فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا

*_”(sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu”._* (QS. Ar-Rum: 30).

Fitrah yang dimaksud adalah islam. Dan kedua orang tuanyalah yang akan membuatnya tetap islam, atau akan menjadikannya yahudi, nasrani atau majusi.

Perhatikan penjelasan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada riwayat berikut ini,

عَنْ أََبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: *كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ، أَوْ يُنَصِّرَانِهِ، أَوْ يُمَجِّسَانِهِ.* فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اَرَأَيْتَ لَوْ مَاتَ قَبْلَ ذلِكَ؟ قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: *اللهُ اَعْلَمُ بِمَا كَانُوْا عَامِلِيْنَ* مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Anas radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

*كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ، أَوْ يُنَصِّرَانِهِ، أَوْ يُمَجِّسَانِهِ.* فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اَرَأَيْتَ لَوْ مَاتَ قَبْلَ ذلِكَ؟ قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: *اللهُ اَعْلَمُ بِمَا كَانُوْا عَامِلِيْنَ*

*_”Setiap anak dilahirkan diatas fitrah, maka ibu bapaknya yang menjadikan agamanya yahudi atau nasrani atau majusi._*

Maka ada orang yang bertanya: Ya Rasulullah, apa pendapat engkau tentang orang yang meninggal sebelum itu?

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

*_Allah lebih mengetahui tentang apa yang mereka kerjakan”._* (Muttafaq ‘alaih).‎

Hadits ini memerintahkan kepada setiap orang tua untuk bisa menjaga fitrah anaknya (keislaman) anaknya. Jangan sampai berubah menjadi yahudi, nasrani atau majusi.

Semoga Allah Ta’ala meneguhkan kita di atas agama *ISLAM*

Aamiin…

Join Telegram Channel Ar-Raudhoh: https://t.me/fuadhbaraba79

View on Path

12 Januari 2018 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar