Ibnu Mubarak Allaitsi

Berilmu Shahih Untuk Beramal Shalih

Tafsir Ayat Kursi


Silahkan download kajian ini:
Judul: Tafsir Ayat Kursi
Bahasa: Indonesia
Diskripsi Singkat: Ceramah yang disampaikan oleh Ust. Yazid Abdul Qadir Jawas menjelaskan tentang keutamaan ayat kursi dan fadhilah-fadilahnya serta tafsir ayat ini secara jelas dan gamblang …..
1.
Tafsir Ayat Kursi.flvTafsir Ayat Kursi
174.2 MB
Download Materi: Tafsir Ayat Kursi.flv

27 Juni 2011 Posted by | Tafsir | Tinggalkan komentar

Keutamaan Membaca Surat Al Mulk


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سُورَةٌ مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً تَشْفَعُ لِصَاحِبِهَا حَتَّى يُغْفَرَ لَهُ {تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ}. وفي رواية: فأخرجته من النار و أدخلته الجنة »

Satu surat dalam al-Qur’an (yang terdiri dari) tiga puluh ayat (pada hari kiamat) akan memberi syafa’at (dengan izin Allah Ta’ala) bagi orang yang selalu membacanya (dengan merenungkan artinya) sehingga Allah mengampuni (dosa-dosa)nya, (yaitu surat al-Mulk): “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Dalam riwayat lain: “…sehingga dia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan membaca surat ini secara kontinyu[2], karena ini merupakan sebab untuk mendapatkan syafa’at dengan izin Allah Ta’ala.

Hadits ini semakna dengan hadits lain dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu surat dalam al-Qur’an yang hanya (terdiri dari) tiga puluh ayat akan membela orang yang selalu membacanya (di hadapan Allah Ta’ala) sehingga dia dimasukkan ke dalam surga, yaitu surat: “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan[3].

Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:

– Keutamaan dalam hadits ini diperuntukkan bagi orang yang selalu membaca surat al-Mulk dengan secara kontinyu disertai dengan merenungkan kandungannya dan menghayati artinya[4].

– Surat ini termasuk surat-surat al-Qur’an yang biasa dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum tidur di malam hari, karena agungnya kandungan maknanya[5].

– Sebagian dari ulama ahli tafsir menamakan surat ini dengan penjaga/pelindung dan penyelamat (dari azab kubur)[6], akan tetapi penamaan ini disebutkan dalam hadits yang lemah[7].

– Al-Qur’an akan memberikan syafa’at (dengan izin Allah) bagi orang yang membacanya (dengan menghayati artinya) dan mengamalkan isinya[8], sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Bacalah al-Qur’an, karena sesungguhnya bacaan al-Qur’an itu akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafa’at bagi orang-orang yang membacanya (sewaktu di dunia)[9].

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Kota Kendari, 22 Jumadal ula 1432 H

Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA

Artikel www.muslim.or.id


[1] HR Abu Dawud (no. 1400), at-Tirmidzi (no. 2891), Ibnu Majah (no. 3786), Ahmad (2/299) dan al-Hakim (no. 2075 dan 3838), dinyatakan shahih oleh imam al-Hakim dan disepakati oleh imam adz-Dzahabi, serta dinyatakan hasan oleh imam at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani.

[2] Lihat kitab “Faidhul Qadiir” (2/453).

[3] HR ath-Thabarani dalam “al-Mu’jamul ausath” (no. 3654) dan “al-Mu’jamush shagiir” (no. 490), dinyatakan shahih oleh al-Haitsami dan Ibnu hajar (dinukil dalam kitab “Faidhul Qadiir” 4/115) dan dinyatakan hasan oleh syaikh al-Albani dalam “Shahiihul jaami’ish shagiir” (no. 3644).

[4] Lihat kitab “Faidhul Qadiir” (4/115).

[5] HR at-Tirmidzi (no. 2892) dan Ahmad (3/340), dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani dalam “ash-Shahiihah” (no. 585).

[6] Lihat kitab “Tafsir al-Qurthubi” (18/205).

[7] Lihat kitab “Dha’iifut targiibi wat tarhiib” (no. 887).

[8] Lihat kitab “Bahjatun naazhiriin” (2/240).

[9] HSR Muslim (no. 804).

Sumber: http://muslim.or.id/tafsir/keutamaan-membaca-surat-al-mulk.html

17 Mei 2011 Posted by | Tafsir | Tinggalkan komentar

Tafsir Surat al-Qâri’ah


(Oleh: Abu Abdillah Arief B. bin Usman Rozali)

Qs. al-Qari'ah

1. Hari Kiamat.
2. Apakah hari Kiamat itu?
3. Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
4. Pada hari itu manusia adalah seperti kupu-kupu yang bertebaran.
5. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
6. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya,
7. maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.
8. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya,
9. maka tempat kembalinya adalah Neraka Hawiyah.
10. Tahukah kamu apakah Neraka Hawiyah itu?
11. (Yaitu) api yang sangat panas.

Surat yang mulia ini adalah makkiyah, dan ayat-ayatnya Baca lebih lanjut

16 Februari 2011 Posted by | Tafsir | Tinggalkan komentar

Kekeliruan Muncul Saat Berpaling Dari Wahyu


(Tafsir: Majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun X)

(Qs. al-Hujurat/49:6-8)

Hai orang-orang yang beriman,
jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita,
maka periksalah dengan teliti,
agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada kaum
tanpa mengetahui keadaannya
yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah.
Kalau ia menuruti (kemauan) kamu sekalian dalam beberapa urusan
benar-benarlah kalian akan mendapatkan kesusahan,
tetapi Allâh menjadikan kalian cinta kepada keimanan
dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu
serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan.
Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.
Sebagai karunia dan nikmat dari Allâh.
Dan Allâh Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 
(Qs. al-Hujurat/49 : 6-8)

SEBAB TURUNNYA AYAT YANG PERTAMA

Imam Ahmad rahimahullâh meriwayatkannya Baca lebih lanjut

11 Oktober 2010 Posted by | Tafsir | Tinggalkan komentar

KARAKTERISTIK TUK MERAIH KEBAHAGIAAN


( Tafsir surat al-‘ashr )

Oleh: Syekh Dr. Muhammad bin Musa Alu Nashr

Penerjemah: Abu Ahmad Fuad Hamzah Baraba’,Lc

قال الله تعالى: ( والعصر(1) إنّ الإنسان لفي خسر(2) إلا الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحقّ وتواصوا بالصبر(3)

Allah تعالى berfirman:

Demi Masa(1) Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian(2) Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran(3). (Qs. Al-Ash r: 1-3)

Sesungguhnya surat al-‘ashr merupakan surat yang agung. Dia adalah mukjizat, ringkas lafazhnya akan tetapi mengandung banyak makna. Mencakup sebab-sebab kebahagiaan, dan kemuliaan, serta memperingatkan akan sebab-sebab kesengsaraan. Kalau seandainya ada orang yang paling fasih sekalipun jika ingin menjelaskan sebab-sebab kebahagiaan dan sebab-sebab kesengsaraan niscaya akan membutuhkan berjilid-jilid buku untuk menjelaskannya, bahkan itupun masih belum bisa menjelaskan semuanya. Akan tetapi kalamullah tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang, dan tidak akan mampu baik jin ataupun manusia untuk membuat satu surat semisal dengannya.

Sesungguhnya surat ini pendek ayatnya akan tetapi mengandung banyak makna, didalamnya Baca lebih lanjut

6 Maret 2010 Posted by | Tafsir | Tinggalkan komentar

ayat-ayat tentang menjaga amanat


 •           ••     •      •     
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat. (QS. an-Nisa:58).

           
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (QS. al-Anfal:27).

                   
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh. (QS. al-Ahzab:72).

     
Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. (QS. al-Ma’arij:32), (QS. al-Mu’minun:8).

                ••          •  
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau Mengadakan perdamaian di antara manusia. dan Barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, Maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar. (QS. an-Nisa:114).

       ••      •      • •       ••   
Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi,dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa Sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,pada suatu hari yang besar, (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam? (QS. al-Muthoffifin:1-6).

           
Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: “Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”. (QS. al-Qoshos:26).

           •      
Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; Sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”. (QS. an-Naml:39).
         
Berkata Yusuf: “Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); Sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan”. (QS. Yusuf:55).

•               
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar. (QS. an-Nisa:9).

      •      
Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. al-Mu’minun:51).

              
Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah. (QS. al-Baqarah:172).

25 Februari 2010 Posted by | Tafsir | Tinggalkan komentar